HomeCinta Sehat ➟ Dampak Kafein untuk Kesuburan Pria Penyuka Kopi

Dampak Kafein untuk Kesuburan Pria Penyuka Kopi

Sebenarnya kopi bisa bermanfaat bagi kesuburan pria, bila dikonsumsi sewajarnya.
Beberapa penelitian yg telah dilakukan baik pada manusia maupun hewan, melaporkan bahwa kandungan kafein dalam minuman kopi dapat meningkatkan pergerakan atau motilitas sperma. Karena dengan lebih cepatnya sperma bergerak, diharapkan sel telur perempuan akan lebih cepat bertemu dengan sperma sehingga terjadi proses pembuahan. Kafein juga dapat membantu pergerakan sperma dalam menembus mukus atau lendir di leher rahim.

Dampak kafein terhadap sistem reproduksi pria

Kopi juga dapat menyebabkan dampak negatif terhadap kesuburan pria, Terutama bila Anda terlalu banyak minum kopi dalam setiap harinya.

READ ALSO : Bahaya Anti Depresan Bagi Kesehatan

Menurunkan kualitas/jumlah sperma dan Resiko Cacat bakal janin

Dampak kebanyakan minum kopi antara lain menurunkan jumlah sperma dan kekentalan air mani setiap kali ejakulasi. Kondisi ini tentu membuat peluang kehamilan lebih kecil.

Kafein dapat mengakibatkan gangguan atau kerusakan pada struktur sperma, terutama pada bagian kepala. Padahal, pada bagian ini terdapat materi genetik yang nantinya akan diwariskan kepada janin hasil pembuahan sehingga dapat terjadi kelainan genetik bawaan pada anak. Kelainan genetik adalah salah satu penyebab utama kecacatan pada bayi sejak lahir.

Memicu radikal bebas

Penelitian dari Asia menyatakan konsumsi kafein dalam dosis tinggi bisa memicu naiknya kadar radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas ini berpotensi mengganggu proses pematangan sperma serta pembentukan bagian-bagian sperma.

Sayangnya Sampai saat ini, belum ada sebuah acuan tertentu mengenai jumlah maksimal kopi dan kafein yang diperbolehkan agar tidak berakibat buruk terhadap kesuburan pria. Sebagian besar hasil penelitian yang ada pun masih berupa kemungkinan-kemungkinan mengenai dampak baik dan buruk dari konsumsi kopi.
Menurut para ahli kesehatan, batas minum kopi yang masih wajar adalah dua cangkir dalam sehari.

You May Also Like

Mengatasi Mual Muntah Saat Hamil

Mengatasi Mual Muntah Saat Hamil dengan cara Akupunktur Akupunktur yang dilakukan dalam kurun waktu 30 menit untuk 3 kali dalam sehari dilaporkan akan menurunkan frekuensi mual muntah saat hamil akibat hiperemesis gravidarum. Akupuntur saat hamil aman dilakukan, hanya dengan ahli akupuntur yang sudah bersertifikat dan sudah biasa menangani ibu hamil. Jarum akupuntur yang ditusukkan ke […]

Continue Reading